cahaya ramadhan

by agnassetiawan

tak ada kata yang terucap dari bibir ini

kala hari telah menuju penghujung peraduannya

sinar matahari tak jua menampakan kemilaunya

hanya suara angin dan hujan yang terasa

sejenak kupejamkan mata

kembali ke dasar masa lalu yang penuh kegetiran

penuh dosa dan kedengkian

kali ini didepan mata pintu ramadhan kembali terbuka

menyapa dengan cahaya ikhlas dan keagungan

tanganku tak kuasa merasakan hangat KaruniaNya

hati yang hitam perlahan terbilas cahaya fitrah

Ramadan…bawalah aku ke dalam dekapanmu

dalam keberkahanmu…

dalam kesucianmu….

dalam keagunganmu…

izinkan jiwa dan raga ini menyatu denganmu

hingga membawaku ke jalan yang Engkau ridhoi

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: