NEGERI KOLAM SUSU….

by agnassetiawan

Berkenaan dengan tema Negeri Cincin Api: Berkah atau Bencana? Yang terkandung dalam pesan (artikel) berjudul “Yang Masih Misteri di Nusantara” di www.darwinsaleh.com, saya berpandangan setuju  karena sudah menjadi keharusan bagi kita sebagai masyarakat Indonesia untuk mensyukuri anugerah yang dititipkan Tuhan kepada Indonesia. Sebelum membahas lebih jauh mengenai artikel ini, mari kita lihat dulu petikan lirik lagu dibawah ini:

Bukan Lautan Hanya Kolam Susu

Kail dan Jala Cukup Menghidupimu

Tiada badai tiada topan kau temui

Ikan dan udang menghampiri dirimu

Orang bilang tanah kita tanah surga

Tongkat kayu dan batu jadi tanaman

Orang bilang tanah kita tanah surga

Tongkat kayu dan batu jadi tanaman

Masih ingatkah kamu tentang lirik lagu band Legendaris Indonesia Koes Ploes di atas?, saya yakin jika anda penggemar berat Koes Ploes pastinya hafal lirik sederhana tersebut. Lalu apa makna yang tersirat dari penggalan lirik tersebut?apakah kita sebagai masyarakat yang hidup di atas tanah pertiwi ini mengerti tentang maksud tanah surga ini?. Daripada kita berdebat mengadu urat leher tanpa solusi di akhir alias NATO (No Action Talk Only), mendingan kita perkaya pengetahuan tentang kondisi geografis Indonesia. Tulisan pendek ini diharapkan menambah pengetahuan dan wawasan kita mengenai menakjubkannya negeri kita ini dan bagaimana seharusnya kita sebagai penghuni negeri tersebut mengoptimalkan sumberdaya tersebut dengan sebaik-baiknya. Sebetulnya penggalan lirik lagu Koes Plus di atas dapat dijelaskan berdasarkan fakta ilmiah.

Bukan Lautan Hanya Kolam Susu

Kail dan Jala Cukup Menghidupimu

Sebagai negara maritim, Kepualuan Indonesia dihubungkan dengan selat dan laut di tengahnya. Laut-laut tersebut menyimpan berbagai macam sumberdaya hayati seperti ikan, terumbu, padang lamun dan lainnya yang dengan konotasi kail dan jala pun sebetulnya masyarakat bisa sejahtera dari hasil perikanan tersebut. Itu baru dari perairan laut, belum perairan darat seperti sungai, rawa, danau dan tambak. Berdasarkan penelitian LIPI diperkirakan 8500 jenis spesies ikan hidup di perairan Indonesia (45% dari jenis ikan di dunia) sedangkan dari jenis ikan air tawar, Indonesia berada di posisi 2 setelah Brazil dan posisi 1 di Asia.

Tiada badai tiada topan kau temui

Ikan dan udang menghampiri dirimu

Secara astronomis indonesia berada di wilayah equator yang dalam klimatologi disebut dengan DKAT (Daerah Konvergensi Antar Tropik). Artinya begini, Indonesia itu posisinya berada di tengah-tengah bumi sehingga Indonesia termasuk daerah dengan pusat tekanan rendah. Apa hubungannya dengan badai dan topan?Indonesia tidak akan dilalui oleh jalur badai topan dan tornado karena arah angin pasti akan berbelok ketika mencapai equator karena efek corriolis (efek pembelokan karena benda yang berputar). Untuk lebih jelasnya coba lihat peta sirkulasi angin di bumi di bawah ini

a

Peta Sirkulasi Angin Dunia

http://www.siswapedia.com/wp-content/uploads/2013/07/angin-pasat.jpg

Di akhir tahun 2013 kalian pasti lihat di berita tentang topan Haiyan yang menghancurkan Filipina. Itulah sebabnya topan tersebut tidak mencapai Indonesia karena posisi kita yang berada di zona DKAT sehingga angin topan raksasa tersebut hanya menyapu wilayah di atas luar equator. Lihat saja kedahsyatan topan Haiyan tahun lalu di Filipina yang menewaskan ribuan orang. Jalur topan Haiyan berbelok ketika akan melintasi equator, jadilah Indonesia aman tidak terkenan dampaknya. Untuk lebih jelasnya lihat peta pergerakan topan Haiyan dibawah ini

b

Peta Pergerakan Topan Haiyan 2013

http://www.loveindonesia.com/images/partner_news/30/297607/photo.jp

Lalu apa maksud dari ikan dan udang menghampiri dirimu. Pola sirkulasi angin tadi secara tidak langsung juga memengaruhi arus di lautan. Perairan Indonesia dipengaruhi oleh pola angin muson barat (Desember – Februari) dan muson timur (Juni-Agustus) yang berdampak pada salah satu fenomena di laut yaitu upwelling. Upwelling adalah fenomena naiknya massa air karena perbedaan suhu yang mengakibatkan percampuran nutrisi yang menyebabkan banyaknya fitoplankton yang hidup di daerha tersebut. Melimpahnya fitoplankton akan mengundang banyak ikan datang di daerha tersebut sehingga nelayan akan mudah menangkap ikan tersebut. Berikut peta lokasi upwelling di Indonesia yang sudah teridentifikasi dan masih dugaan.

c

Peta Potensi Keterdapatan Upwelling di Indonesia

http://risnotes.com/2012/03/lokasi-upwelling-di-indonesia/

Bagaimana?ajaib bukan?ikan dan udang saja tanpa diundang langsung datang menghampiri nelayan di Indonesia.

Orang bilang tanah kita tanah surga

Tongkat kayu dan batu jadi tanaman

Apakah selama ini kita sadar sedang hidup di atas tanah surga?atau kita seolah terlena dengan kekayaan negeri ini sampai-sampai tidak tahu bagaimana cara mengolah segala sesuatunya?. Cerita tentang tanah surga Indonesia sebetulnya sudah sejak zaman dahulu tersebar di dunia. Dahulu filsuf Plato pernah menulis tentang adanya suatu tempat di Timur yang memiliki kondisi iklim tropis dengan kekayaan melimpah dan masyarakat dengan sistem pertanian yang baik yang disebut Atlantis. Sudah banyak para penjelajah yang terpikat mengenai tulisan Plato tersebut dan mencoba membuktikannya. Hingga sekarang kebenaran tulisan tersebut masih misteri dan dijadikan konspirasi oleh berbagi pihak demi alasan tertentu. Salah satu lokasi yang disinyalir memiliki potensi terbesar sebagai Atlantis pada zaman dahulu adalah Kepulauan Indonesia ini. Coba lihat berita akhir-akhir ini mengenai penemuan berbagi macam bangunan-bangunan kuno di berbagai wilayah seperti Gunung Padang, kemudian temuan harta karun koin emas di Aceh. Apakah semua itu belum cukup membuktikan bahawa dahulu Indonesia merupakan negara dengan peradaban yang besar?. Sampai saat ini bahkan pihak asing berbondong-bondong datang untuk meneliti kebenaran hal tersebut. Lalu kemana para peneliti Indonesia?. Jadi, hal tersebut dapat mengasumsikan bahwa orang yang bilang tanah kita tanah surga adalah orang asing bukan orang Indonesia sendiri. Tanah Indonesia merupakan tanah yang subur dan cocok untuk pertumbuhan berbagai macam jenis tanaman. Kesuburan tanah di Indonesia dipengaruhi oleh faktor iklim dan geologis. Mineral yang dimuntahkan gunung api membuat daerah disekitarnya menjadi subur, sedangkan curah hujan yang relatif tinggi dan sinar matahari yang hangat membuat tanah Indonesia semakin kaya akan unsur hara dan air. Jadi jika kamu menancapkan kayu pun, nantinya akan menjadi tanaman dikarenakan kesuburan tanahnya, kalau tidak percaya coba saja sendiri!.

Berbicara tentang Ring of Fire sudah menjadi makanan sehari-hari bagi saya yang berprofesi sebagai guru geografi di salah satu SMA di Kalimantan Selatan. Selama ini saya hanya menjelaskan materi tersebut di kelas ketika mengajar, akan tetapi pada kesempatan kali ini saya akan mencoba sedikit berbagi cerita tentang fenomena tersebut dan itung-itung sebagai latihan menulis, barangkali aja nantinya bisa menjadi guru plus penulis seperti Om Jay,ha (ngarep).

Negeri Cincin Api (Ring of Fire) merupakan julukan bagi Kepulauan Indonesia yang membentang di tengah khatulistiwa. Betapa tidak, ratusan gunung api aktif berjejer dari mulai ujung Sumatera hingga Maluku dengan gagahnya. Yang masih hangat tentunya adalah erupsi Gunung Sinabung di Sumatera Utara yang hingga kini belum menunjukkan tanda akan berhenti. Fenomena tersebut disebabkan karena secara geologis Indonesia merupakan daerah pertemuan tiga lempeng tektonik aktif yaitu Eurasia, Indo-Australia dan Pasifik. Interaksi ketiga lempeng itulah yang membentuk busur kepulauan vulkanik dari barat hingga timur. Gambar jelasnya bisa dilihat pada peta berikut

bb

Peta Penyebaran Gunung Api di Indonesia

Sumber: edysyahxie.blogspot.com

Interaksi lempeng tersebutlah yang pula menghasilkan berbagi macam jenis mineral tambang yang beranekaragam dan bernilai ekonomis tinggi. Itu baru tinjauan dari sudut geologi saja secara singkat, lalu apalagi sebetulnya kodrat Indonesia ini. Kita lihat satu persatu dibawah ini

  1. Negara kepulauan (13.466 Pulau menurut hasil survey Tim Nasional Pembakuan Nama Rupabumi).
  2. Negara tropis (Curah hujan relatif tinggi, sinar matahari sepanjang tahun, amplitudo suhu tidak terlalu tinggi).
  3. Negara multiekosistem (Berbagai jenis ekosistem di Indonesia meliputi ekosistem hutan hujan, terumbu karang, padang lamun, sungai, danau, padang rumput, hutan bakau, pesisir dan pantai dan lainnya).
  4. Negara multihazard (Kaya akan bencana seperti bencana alam berupa erupsi gunungapi, tsunami, erosi, banjir, tanah retak, kekeringan dan lainnya. Bencana sosial meliputi perang antar suku, gerakan separatisme, konflik politik dan lainnya).
  5. Negara multikultural (1340 suku bangsa menurut survey BPS 2010 dan 546 jenis bahasa menurut Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa).
  6. Negara multiresources (Kekayaan Sumberdaya alam Indonesia tersebar dari permukaan bumi hingga di dalam bumi mulai dari sumberdaya hayati dan mineral tambang).
  7. Negara multiregion (414 Kabupaten, 1 Kabupaten Administrasi, 92 Kota dan 5 Kota Administrasi).

Bagaimana?Cukup jelas bukan?Lalu sejauhmana para pemimpin di Indonesia menyadari dan tahu apa yang harus dilakukan untuk mengelola takdir tersebut?

Salah satu kekeliruan pemimpin di Indonesia pada dasarnya adalah dalam hal manajemen sumberdaya alam. Banyak sekali potensi sumberdaya yang habis dikeruk oleh pihak asing seperti misalnya Freeport di Papua. Bagaimana bisa negara asing (USA) membuat lubang sebesar itu dengan enaknya dan kita sebagai pemilik tanah hanya bisa meratapi emas dan tembaga dibawa menuju tanah mereka. Itu adalah bentuk imperialisme baru dan artinya sudah ada negara di atas negara di Papua. Selain itu masih banyak energi yang belum diberdayakan seperti energi angin, panas surya, gelombang dan geothermal. Karena Indonesia berada di zona Ring of Fire maka energi panas bumi (geothermal) menjadi energi yang sangat potensial untuk didayagunakan. Menurut data Direktorat Geologi Kementrian Energi dan Sumbedaya Mineral, potensi energi panas bumi di Indonesia diperkirakan sekitar 28.000 Mwe atau 35% dari energi panas bumi dunia. Belum lagi isu-isu global mengenai berkurangnya cadangan minyak dunia. Saya yakin itu hanya hoax alias bulshit dari orang-orang yang memiliki kepentingan di bidang tersebut untuk mencari keuntungan (dalam hal ini Amerika dan Sekutu). Saya yakin meskipun cadangan minyak habis di suatu lokasi di bumi, masih terdapat lagi cadangan minyak lain dibawah perut bumi yang belum dieksploitasi di wilayah lain. Kalau pembaca merupakan ahli bidang ekonomi, tentunya pernah baca buku  John Perkins yang berjudul Confessions of an  Economic Hit Man. Ia adalah seorang mantan anggota organisasi perusak ekonomi yang didalangi Amerika dengan tugas mencurangi dan menipu negara-negara miskin di dunia berkedok bantuan (hutang).

Tugas seorang pemimpin adalah memberikan manajemen yang baik bagi keberlanjutan dan kesejahteraan rakyatnya. Saya tidak akan menyalahkan para pemimpin di negeri ini mengenai manejemen sumberdaya yang telah dilakukan, toh kalau saya sendiri yang jadi pemimpin belum tentu bisa menjalankan amanah tersebut dengan baik. Saya hanya berharap dan berdoa suatu saat nanti ada pemimpin yang mampu mengelola SDA Indonesia dengan bijak dan sepenuhnya diusahakan untuk kesejahteraan rakyat. Lihat saja bagaimana Venezuela pada masa Hugo Chavez yang menasionalisasi perusahaan minyak supaya harganya dapat dikendalikan dan dapat dinikmati oleh seluruh rakytanya.

Salah satu modal utama yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin adalah kecerdasan keruangan (spatial intellegent) dan manajemen keruangan (spatial management). Bagaimana bisa seorang kepala daerah mengelola daerahnya jika kondisi keruangan daerahnya saja tidak tahu, lantas dalam manajemennya pun pasti akan jauh dari harapan. Di era otonomi daerah ini seharusnya menjadi sebuah jalan untuk setiap pemimpin daerah kenal dulu dengan kondisi ruang daerahnya, setelah itu memberikan manajemen wilayah yang baik sesuai dengan karakteristik wilayahnya. Menurut saya, setidaknya ada 3 hal yang harus segera dilakukan agar manajemen sumberdaya di negeri ini lebih baik yaitu dengan SIP (Sadar, Introspeksi dan Perubahan).\.

SADAR

Inilah yang mungkin masih bermasalah bagi masyarakat Indonesia yaitu soal kesadaran. Para pemimpin dan rakyat Indonesia sebagian masih tidak sadar atau pura-pura tidak sadar akan pentingnya kecerdasan spasial dan manajemen spasial. Jika kesadaran pemimpin tidak ada maka keserakahan yang akan timbul dan masyarakat yang akan dirugikan. Kesadaran muncul dari jiwa yang dilandasi iman dan takwa kepada Tuhan. Seluruh komponen masyarakat mulai dari pemimpin sampai rakyat biasa harus sama-sama sadar sesadar-sadarnya akan pentingnya mengelola keberlanjutan sumberdaya alam Indonesia.

INTROSPEKSI

Setelah seseorang sadar akan kekeliruannya, maka hal selanjutnya adalah introspeksi diri apakah ia masih akan terus melakukan hal tersebut atau tidak. Masyarakat Indonesia saat ini dikenal sudah tidak memiliki rasa malu, dan maunya salingnya menyalahkan. Masyarakat harus kembali meyakini bahwa kekayaan alam ini hanya amanah yang diberikan Tuhan untuk kita jaga dan dikelola dengan searif-arifnya. Sudah banyak peraturan-peratutan mengenai pembangunan berkelanjutan berwawasan lingkungan yang sudah seharusnya dijalankan dengan sebaik-baiknya. Seluruh masyarakat Indonesia khususnya para pemimpin, harus mengakui kesalahan dalam tata kelola ruang di daerahnya masing-masing. Banyak daerah yang dibangun tidak sesuai dengan karakter wilayahnya akibat kepentingan segelintir orang semata. Akibatnya berbagai musibah mulai bermunculan sebagai akibat dari perilaku sebelumnya seperti banjir bandang, longsor, pendangkalan sungai dan lainnya.

PERUBAHAN

Hal terakhir dan paling penting untuk mengelola negeri ini adalah PERUBAHAN. Masyarakat harus dirubah mindset/pola pikirnya tentang kecerdasan spasial melalui pendidikan. Perubahan tidak akan berlangsung secara cepat namun berlangsung bertahap asalkan ada komitmen pada masyarakat tersebut untuk merubah sikapnya. Pendidikan merupakan salah satu alat untuk menyemai dan menanamkan benih-benih karakter, mental dan sikap positif yang nantinya akan menghasilkan pemimpin yang mampu melayani masyarakat dengan sepenuh hati. Sedikit perubahan perilaku di masyarakat akan berdampak besar bagi keberlanjutan negeri ini, misalkan saja jika masyarakat tidak lagi membuang sampah ke sungai maka secara langsung mereka mengurangi resiko banjir di perkotaan. Ambil contoh negara Jepang setelah Perang Dunia 2 dimana kondisi sungai di kota sangat kotor penuh dengan sampah. Namun dengan tekad yang kuat, pemimpin mereka dan masyarakatnya bersama-sama melakukan perubahan dan akhirnya setelah 30 tahun sungai-sungai di Jepang kembali bersih dan indah. Jepang saja butuh waktu 30 tahun untuk membersihkan sungai, sedangkan kita segala sesuatu ingin serba cepat, instan dan parahnya lagi tanpa proses yang berkesinambungan. Jadi, di momen Hari Kebangkitan Nasional tahun ini marilah kita semua masyarakat Indonesia agar merenungi apa yang telah kita lakukan terhadap sumberdaya yang Tuhan titipkan untuk Indonesia kemudian bersama-sama kita lakukan perubahan demi kejayaan Indonesia.

berubah

Sebagai penutup mari kita dengarkan lagi video klip Kolam Susu dair Koes Plus. Wassalam.


“Tulisan ini dibuat untuk mengikuti lomba blog dari http://www.darwinsaleh.com. Tulisan adalah karya saya sendiri dan bukan merupakan jiplakan.

6 Comments to “NEGERI KOLAM SUSU….”

  1. Jadi ini negeri cincin api atau negeri kolam susu mas? heheee becanda🙂
    nice post actually..

    Silahkan mampir juga di blog sy kl ada waktu
    http://rakaraki.blogspot.com/2014/01/kompetisi-blog-kaum-muda-bicara.html

  2. keren ni… bisa membuat tulisan dengan inspirasi sebuah lagu yang sudah melegenda

    silahkan kl ada waktu bisa mampir2 ke blog ane juga gan
    http://saya-peduli-indonesia.blogspot.com/2014/01/kaum-muda-bicara-indonesia-dua-sisi.html

  3. Indonesia = Negeri Kolam Susu, kalau dipikir-pikir memang iya gan, Indonesia memiliki semua sumber daya yang membuat negara-negara lain di dunia iri pada kita,
    tinggal bagaimana kita mengolah sumber daya yg kita miliki saat ini

    mampir juga di blog saya mas, hehehe
    http://portalmahasiswa.com/macan-asia-yang-tertidur/

    (Fight Dreamer)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: