Faktor Kekeruhan (Turbiditas) Air Sungai

by agnassetiawan

Kekeruhan (Turbidity) adalah jumlah zat/partikel yang tergenang dalam air. Kekeruhan menggambarkan sifat optik air yang ditentukan berdasarkan banyaknya cahaya yang diserap dan dipancarkan oleh zat-zat di dalam air. Setidaknya ada 3 aspek yang memengaruhi kekeruhan air yaitu

1. Aspek fisik

Dalam hal ini suhu berperan penting dalam pengaturan kekeruhan air.  

Makin dingin air maka makin banyak kandungan gas yang terlarut dan air dingin biasanya memiliki densitas lebih tinggi dibanding air panas. Meningkatnya suhu air dapat menyebabkan metabolisme dan respirasi organisme air meningkat sehingga akan cenderung menambah kekeruhan. Selain suhu, banyak sedikitnya cahaya juga memengaruhi terhadap tingkat kekeruhan.

2. Aspek kimia

Dalam hal ini berbagai zat kimia mulai dari tanah, mineral, atau lainnya berpengaruh terhadap kondisi air. Sebagai contoh air rawa yang banyak mengandung besi akan berwarna cenderung kemerahan. Semakin banyak zat tersuspensi dalam air makan kondisi air akan semakin keruh.

3. Aspek biologi

Dalam hal ini organisme air seperti fitoplantkon dan zooplankton berperan dalam perubahan tingkat kekeruhan air. Warna yang dibiaskan tergantung dari warna organisme itu sendiri.

IMG2534_clip

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber:

disini

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: