Virus Kebencian Menyerang Indonesia

by agnassetiawan

Akhir-akhir ini saya melihat sebuah fenomena dimana virus kebencian sudah merasuk ke dalam sendi kehidupan masyarakat Indonesia. Peran media sosial begitu dahsyat hingga kebencian ini menjadi suatu senjata yang dapat merusak tata nilai luhur masyarakat kita. Coba perhatikan, kini saat ada berita hangat maka kombinasi selanjutnya adalah: sharedi medsos>pembaca naik darah> komen kebencian dimana-mana. Lantas apakah dengan mengomen suatu berita negatif akan menyelesaikan masalah?. Saya rasa tidak, fenomena ini memang sangat unik dan ajaib di Indonesia. Saya tidak tahu apakah hal serupa terjadi di negara barat sana?. Masyarakat kita kini seperti daun kering,dimana ketika ada api sedikit maka semuanya akan langsung terbakar. 

Coba saja lihat lagi kasus guru yang dilaporkan muridnya sampai masuk penjara. Memang hal tersebut sangat tidak pantas dan untungnya mediasi kekeluargaan berjalan lancar. Tapi lihatlah reaksi kebencian di dunia maya. Bahkan sampai guru pun terpancing untuk membuat komen negatif, makian dll. Sudah berita negatif ditambah lagi komen negatif ya sudah kebakaran tingkat dewa. Entah kenapa masyarakat Indonesia kini mudah untuk terpancing emosi. Mungkin ini kombinasi dari kemiskinan iman, ekonomi, dan lainnya. Daun yang kering ini nampaknya harus dibasahi oleh ilmu agama agar menjadi basah kembali dan tidak mudah terbakar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: