Posts tagged ‘faktor’

March 12, 2013

Faktor kerusakan tanah

by agnassetiawan

Kerusakan tanah merupakan peristiwa hilangnya unsur-unsur hara tanah atau ketidakmampuan tanah untuk berproduktif seperti semula. Kerusakan tanah ini terjadi akibat faktor alam dan manusia. Beberapa faktor kerusakan tanah diantaranya adalah

1.Erosi

Erosi dapat mengakibatkan lapisan tanah atas (humus) menjadi hilang akibat terbawa air atau zat lainnya. Erosi rentan terjadi di daerah yang memiliki struktur tanah yang kurang kompak, daerah curam dan daerah minim vegetasi penutup.

Erosi

Erosi

2. Pencemaran 

Limbah industri/rumah tangga yang dibuang ke tanah dapat mengendap dalam tanah dan merusak kandungan hara tanah. Selain itu limbah juga dapat merusak air tanah.

Pencemaran

Pencemaran

3. Penambangan bahan galian

Penambangan bahan galian seperti batu bara, emas, tembaga dapat merusak struktur tanah dan meninggalkan lubang bekas galian.

Penambangan

Penambangan

4. Alih Fungsi Lahan

Perubahan penggunaan lahan subur menjadi lahan industri/perumahan dapat merusak kesuburan tanah dan menyebabkan tanah menjadi tidak produktif.

Alih Fungsi Lahan

Alih Fungsi Lahan

March 1, 2013

Faktor Lokasi Industri

by agnassetiawan

Suatu industri didirikan dengan mempertimbangkan beberapa faktor tertentu. Hal tersebut diupayakan untuk menekan ongkos produksi dan memaksimalkan keuntungan. Beberapa pertimbangan penentuan lokasi industri adalah sebagai berikut

  • Bahan mentah/bahan baku

Sebuah industri didirikan dekat dengan bahan baku apabila komoditas yang dihasilkan akan lebih untung jika diproduksi dekat bahan baku. Faktor-faktor yang menyebabkan suatu industri didirikan dekat dengan lokasi bahan baku diantaranya:

  1. Bahan baku yang digunakan mudah rusak.
  2. Biaya angkut bahan baku lebih mahal dibandingkan biaya angkut barang jadi.
  3. Volume bahan baku lebih berat dibandingkan barang jadi.

Contoh industri yang mempertimbangkan lokasi bahan baku adalah industri semen, peternakan, pertanian dan bahan galian.

Industri Semen

Industri Semen

  • Pasar

Industri yang didirikan dekat lokasi pemasaran biasanya tidak memiliki kesulitan dalam mencari bahan baku karena tersedia di daerah sekitarnya. Beberapa pertimbanganlokasi industri yang didirikan dekat lokasi pemasaran diantaranya:

  1. Bahan baku/bahan mentah mudah diperoleh.
  2. Produk yang dihasilkan mudah rusak/ tidak tahan lama.
  3. Wilayah pemasaran yang luas.
  4. Bahan baku tahan lama/ tidak mudah rusak.
  5. Biaya angkut produksi lebih mahal dari biaya ongkos bahan baku.

Contoh dari industri yang sering didirikan dekat dengan lokasi pemasaran diantaranya: industri makanan dan minuman, industri pakaian, industri perakitan.

  • Transportasi

Industri yang didirikan dekat dengan sarana transportasi biasanya mempertimbangkan biaya angkut dan kemudahan dalam penyaluran hasil produksi. Dengan sarana transportasi yang mudah dan memadai maka proses pendistribusian barang akan lebih efisien dan tidak memerlukan ongkos yang lebih besar. Pada dasarnya semua industri memerlukan sarana dan prasarana transportasi yang baik untuk mengembangkan kegiatannya. Tanpa adanya transportasi maka penyaluran barang ke konsumen tidak akan terjadi.

  • Tenaga kerja

Industri yang didirikan dekat dengan sumber tenaga kerja biasanya adalah industri yang memerlukan tenaga terampil khusus untuk mengolah produknya. Selain itu industri yang berorientasi tenaga kerja biasanya adalah industri yang memerlukan jumlah tenaga kerja yang banyak. Contoh dari industri ini adalah: industri batik, industri rokok.

Industri Rokok

Industri Rokok

  • Energi

Industri yang didirikan dekat dengan sumber energi adalah industri yang memerlukan sumber energi yang besar dan melimpah untuk proses produksinya. Contoh dari industri ini adalah industri Pembangkit Listrik Tenaga Air, industri batu bara, industri baja.

PLTA

PLTA