Posts tagged ‘LKIG 2013’

November 22, 2013

Cerita Lomba Kreativitas Ilmiah Guru LIPI 2013

by agnassetiawan

Suasana tegang bercampur  dengan kehangatan di dalam Auditorium Kantor Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia pada 15 Nopember kemarin. Semua peserta finalis lomba karya ilmiah baik siswa, mahasiswa, dan guru resah menunggu pengumuman dewan juri terkait pemenang lomba. Begitupun dengan saya yang sebelumnya tidak menyangka bisa masuk salah satu finalis Lomba Kreativitas Ilmiah Guru Nasional LIPI 2013. Ketika diumumkan, ternyata karya ilmiah saya berhasil meraih juara 3 di kategori Guru SMA bidang IPSK. Suatu anugerah yang tak terkira rasanya, saya bisa mendapatkan prestasi tersebut. Penghargaan tersebut memacu saya untuk terus berkarya di kemudian hari.

1463670_698632826822919_1144513019_n

Guru merupakan ujung tombak utama dari pendidikan suatu bangsa. Berangkat dari situlah saya mencoba terus mengasah kompetensi saya dengan mengikuti Lomba Kreativitas Ilmiah guru Nasional (LKIG) yang diselenggarakan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. Ini merupakan kali pertama saya mengikuti lomba karya ilmiah tingkat nasional dengan harapan yang tidak terlalu besar, masuk finalis pun saya sudah alhamdulilah. Saya mengikuti LKIG ini dengan mengirimkan karya ilmiah berjudul “Pemanfaatan Kardus Bekas sebagai Bahan Pebuat Alat Peraga Geografi Sederhana”. Alat peraga yang saya buat sangatlah sederhana, yaitu hanya membuat kenampakan miniatur morfologi sungai dari bahan kardus bekas yang tidak terpakai. Saya membuat alat peraga tersebut karena melihat banyaknya kardus bekas tak terpakai yang ada di lingkungan rumah. Dengan melihat berbagai sumber di internet dan sedikit inovasi saya membuat alat peraga tersebut. Pembuatan alat peraga tersebut berpedoman pada konsep 3 R (Reuse, Reduce, Recycle).

Di era komputer atau digital saat ini, pembelajaran di kelas tentunya akan lebih menarik jika menggunakan media komputer sebagai alat bantunya. Akan tetapi fasilitas komputer belum sepenuhnya tersebar merata di seluruh sekolah di Indonesia. Hal tersebut tentunya menjadi kendala dalam proses kegiatan belajar mengajar di kelas. Untuk menyiasati keterbatasan tersebut, maka diperlukan kreativitas dna inovasi dari seorang guru untuk membuat alat peraga alternatif seperti dari bahan kardus bekas. Pembuatan miniatur morfologi sungai dari kardus bekas ini memerlukan ketelitian dan kesabaran.

Berbekal bahan dasar kardus bekas itulah saya bisa pergi ke Jakarta untuk dipresentasikan di depan dewan juri. Bagi guru-guru di seluruh pelosok Indonesia, keterbatasan media belajar di sekolah jangan dijadikan hambatan dalam proses belajar. Seorang guru haruslah mengasah kreativitas dan inovasinya dalam pembelajaran agar siswa dapat meniru sifat positif tersebut. Dalam hadist  disebutkan “Man Jadda Wa Jada”, siapa yang bersungguh-sungguh maka ia akan menuai hasil. Begitupun bagi seorang guru, siap yang bersungguh-sungguh mendidik siswa maka ia akan menuai keberhasilan baik untuk siswa maupun dirinya sendiri. Selamat Berkarya Guru-Guru Tangguh Indonesia!

Advertisements
March 13, 2013

LKIG (Lomba Kreativitas Ilmiah Guru) 2013

by agnassetiawan

LipiTahun ini Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bekerjasama dengan Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera (AJBB) kembali menggelar event LKIG ke 20. Lomba ini digelar sebagai bentuk apresiasi terhadap pengembangan kreativitas model pembelajaran untuk peserta didik yang dibuat oleh guru. Selain itu dengan kegiatan ini diharapkan nantinya guru Indonesia memiliki passion riset yang tinggi dan mampu berkontribusi bagi kepentingan pendidikan di sekitarnya. Berikut ini persyaratan lomba tersebut. Semoga guru-guru Indonesia semakin kreatif dan inovatif dalam kegiatan pembelajaran di sekolah.

Persyaratan

  1. Peserta adalah guru yang mengajar pada lembaga pendidikan formal.
  2. Belum pernah menjadi pemenang LKIG dalam kurun waktu dua tahun terakhir.
  3. Sistematika Penulisan : Abstrak, Pendahuluan, Metodologi, Isi/Pembahasan, Kesimpulan dan Daftar Pustaka.
  4. Menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, diketik HVS A4, berjarak 1½ spasi dengan jenis huruf Arial ukuran 11.
  5. Karya ilmiah harus asli (bukan jiplakan/plagiat) dan belum sedang diikutsertakan dalam lomba sejenis tingkat nasional.
  6. Jumlah halaman karya ilmiah maksimal 25 halaman (termasuk sketsa/gambar/foto).
  7. Melampirkan rekomendasi Kepala Sekolah dan Daftar Riwayat Hidup (nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, alamat rumah dan sekolah/instansi, telepon/HP, serta email).
  8. Format judul, abstrak, surat rekomendasi dan daftar riwayat hidup dapat diunduh melalui situs LKIG 2013http://kompetisi.lipi.go.id/lkig21/.
  9. Peserta mendaftar dan mengunggah karya tulis melalui situs http://kompetisi.lipi.go.id/lkig21/.
  10. Karya ilmiah dikirimkan secara elektronik diterima oleh panitia selambat-lambatnya tanggal 21 Agustus 2013.
  11. Panduan dan informasi lomba dapat dilihat melalui situs LKIG 2013.
  12. Pengumuman finalis dapat dilihat melalui situs LKIG 2013 pada tanggal 18 September 2013.
  13. Keputusan Dewan Juri tidak dapat diganggu gugat.

Bidang Lomba

  • Guru SD/sederajat: umum (salah satu pelajaran)
  • Guru SMP/sederajat dan SMA/sederajat: 2 bidang yaitu Bidang Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan (IPSK) dan Bidang Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam, dan Teknologi (MIPATEK)

Sumber: http://kompetisi.lipi.go.id