Ruang Lingkup Ekologi

by agnassetiawan

Hasil studi beberapa pakar terhadap ekologi menyebutkan bahwa Hippocrates,
Aristoteles, dan para filsuf Yunani telah menulis beberapa materi yang
sesungguhnya termasuk dalam bidang ekologi, namun demikian istilah ekologi
belum dikenal pada saat itu. Kemudian, Anthony Van Leeuwenhoek, pakar
biologi, selain dikenal sebagai pakar bidang studi mengenai rantai makanan dan
regulasi populasi, juga dikenal sebagai pionir pengguna alat mikroskop. Akhirnya
Ernst Haeckel, pakar biologi Jerman memperkenalkan istilah ekologi untuk
pertama kalinya pada tahun 1869.
Istilah ekologi berasal dari bahasa Yunani yang terdiri dari dua kata, yaitu Oikos
dan Logos. Oikos artinya rumah atau tempat tinggal, sedangkan Logos artinya ilmu
atau pengetahuan. Semula ekologi diartikan sebagai ilmu yang mempelajari
organisme di tempat tinggalnya. Namun bersamaan dengan proses perkembangan
ilmu pengetahuan, sampai saat ini ekologi didefinisikan sebagai ilmu yang
mempelajari hubungan timbal balik antara organisme dengan organisme lainnya
atau mempelajari hubungan timbal balik antar kelompok organisme dengan
lingkungannya. Berdasarkan penelusuran terhadap beberapa tulisan karya ilmiah
dari para ahli, dapat pula disimpulkan bahwa ekologi lebih dikenal sebagai ilmu
pengetahuan yang mempelajari tentang struktur dan fungsi dari komponen komponen
ekosistem alami.

Ilmu ekologi merupakan bagian dari ilmu hayati atau ilmu biologi. Ruang lingkup
ekologi dapat dijelaskan dengan melihat spektrum ilmu biologi yang
menggambarkan aras-aras atau tingkatan organisasi kehidupan biota seperti bagan
berikut:

Tingkatan Organisme

Tingkatan Organisme

Ekosistem terbentuk berawal dari terbentuknya makromolekul, kemudian menjadi
protoplasma, sel, jaringan, organ tubuh, sampai kemudian menjadi organisme atau
makhluk hidup. Kumpulan dari organisme yang sama, kemudian menjadi suatu
populasi, dan selanjutnya kumpulan berbagai populasi akan membentuk
komunitas, misalnya komunitas manusia, komunitas hewan dan tumbuht umbuhan.
Gabungan kerja sama dan interaksi antara komunitas satu dengan
komunitas lainnya akan membentuk suatu ekosistem. Ilmu ekologi pada dasarnya
mempunyai cakupan atau ruang lingkup studi pada aras atau tingkatan organisme organisme
tertentu, yaitu mulai dari populasi, komunitas hingga biosfer.

biosphere-illustration

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: